Pengertian MPASI dan Piramida Makanan

Dec 10, 2017

0

Pengertian MPASI dan Piramida Makanan

Posted in : Kesehatan on by : Somet
  • Banyak wanita hamil/ calon ibu yang belum memahami betul mengenai maksud dan tujuan MPASI itu. MPASI atau Makanan Pendamping  ASI, jadi jangan jangan salah paham yang maksud Pendamping ASI yaitu makanan yang berfungsi sebagai pelengkap ASI ibu hamil, jadi ASI  tetap  diberikan kepada bayi ya…

    Hal pertama yang harus kita ingat adalah usia bayi, tepat di usia bayi yang 6 bulan, tepat saat   itulah   ibu   mulai   memberikan  bayi makanan. Ingat, satu jenis makanan saja, misalnya  Ibu  ingin  memberikan bubur  beras putih, cukup dengan satu jenis makanan saja yaitu bubur beras putih dan penyajiannya dengan menyiram sedikit ASI di bubur yang telah matang dan siap disajikan. Baca juga penjelasan lengkap mengenai ASI pada ibu hamil.

    Mulailah memberi makan bayi dengan perlahan, tidak tergesa-gesa dan tidak memaksa. Sebelum   mulai  makan,   usahakanlah  agar suasana bayi sedang tenang dan tidak kenyang. Hal ini diciptakan agar bayi merasa menikmati makanannya karena makan adalah hal penting bagi setiap manusia. Makan untuk hidup, jadi hal ini perlu dinikmati dan berkaitan dengan fungsi tubuh lainnya. Kalau tubuh sehat pasti pikiran pun akan ikut sehat.

    Semua bermula dari makanan, banyak sekali penyakit  yang  disebabkan  oleh  pola  makan yang tidak baik. Sementara bila sejak dini kita telah mengetahui bagaimana cara makan yang baik, sebisa mungkin kita akan dapat terhindar dari berbagai penyakit.

    MpASI seperti apa sih yang baik untuk diterapkan? Tentu saja MpASI yang rumahan dimana semua bahan yang digunakan berasal dari  bahan alami  dan sehat.  Indonesia kaya sekali akan banyak ragam sayur dan buah dan juga protein, lemak dapat dengan mudah sekali kita  dapatkan  di  pasar  ataupun  di  tukang sayur.

    Nutrisi apa saja sih yang harus diberikan kepada bayi untuk MPASI? Kalau bicara mengenai nutrisi tentunya kita akan berpedoman pada panduan gizi terutama ibu hamil. Dahulu kita menggunakan pedoman gizi ‘ 4 sehat   5   sempurna’  sementara  saat  ini pedoman itu tidak dapat dipakai lagi, anjuran WHO  saat  ini  adalah  dengan  menggunakan panduan umum gizi seimbang yaitu dengan menggunakan piramida makanan.

    mpasi

    Piramida Makanan

    Apa sih piramida makanan itu ? Menu makanan bayi sebaiknya dibuat berdasarkan piramida makanan bayi. Piramida makanan bayi berbentuk segitiga yang menggambarkan konsep makanan sehat dengan gizi seimbang. Seperti bentuk piramida, di bagian paling bawah merupakan porsi terbesar yang bisa dimakan bayi. Sedangkan bagian atas adalah makanan yang dibutuhkan bayi namun dalam porsi sedikit saja. Dengan menyusun menu makanan bayi sesuai piramida maka nutrisi untuk bayi dapat dengan mudah terpenuhi.

    Di bagian paling bawah piramida makanan bayi adalah kelompok beras dan gandum. Dalam hal ini, orangtua bisa memberikan bubur nasi, sereal yang dimasak maupun roti. Supaya anak tidak bosan dengan makanan yang mengandung karbohidrat ini maka variasikan jenis makanan. Bisa  juga  dibuat  pasta,  beras  merah,  mie  ataupun havermut. Orangtua perlu meningkatkan tekstur makanan kelompok gandum ini secara bertahap.

    Di atas kelompok gandum terdapat kelompok nabati atau sayuran. Sayuran terbukti kaya nutrisi   untuk   bayi,  pilihlah   sayur   yang berwarna hijau gelap. Sayuran seperti brokoli, bayam, wortel sangat baik untuk bayi. Sayuran biasanya diolah dengan dikukus dan dipotong kecil-kecil.

    Piramida  makanan  bayi  yang  ketiga  adalah jenis buah. Buah kaya akan vitamin dan mineral yang sangat berguna untuk memenuhi kebutuhan  nutrisi  untuk  bayi.  Buah  pisang, apel, pir, tomat sangat baik untuk bayi.

    Dalam menyajikan buah sebaiknya satu macam dulu. Buah dalam bentuk jus bisa diberikan kepada bayi tapi tetap lebih bagus potongan buah  segar.  Hindari  buah  kering  atau  buah yang ada dalam kaleng karena biasanya mengandung bahan pengawet.

    Berikutnya adalah kelompok susu. Susu sapi segar atau susu bubuk full cream sebaiknya diberikan  setelah  anak  berusia  1  tahun  ke atas. Kelompok susu lainnya adalah keju dan yoghurt yang bisa diberikan pada bayi mulai usia 9 bulan.

    Menu makanan bayi selanjutnya adalah jenis daging. Daging diperlukan oleh bayi karena mengandung  banyak   protein.  Untuk   bayi berikan daging yang dipotong kecil dan teksturnya empuk. Daging itu bisa daging sapi, ayam  atau  kelompok  unggas  dan  ikan. Sebaiknya hindari pemberian daging yang dimasak dengan santan.

    Piramida makanan bayi paling atas adalah jenis lemak, minyak dan gula. Bayi memang membutuhkan jenis makanan ini namun dalam porsi  yang  sedikit.  Kelebihan  lemak,  minyak dan gula bisa menghambat pertumbuhan bayi dan bahkan menyebabkan obesitas. Sebaiknya bayi diberikan lemak tak jenuh karena lebih