Cara Mengukur Tekanan Darah Dengan Tensimeter Jarum

Apr 17, 2018

0

Cara Mengukur Tekanan Darah Dengan Tensimeter Jarum

Posted in : Kesehatan on by : Somet

Tekanan darah merupakan satu parameter atau indikator kesehatan pasien yang selalu dilakukan pengukuran ketika pasien datang ke dokter di rumah sakit atau klinik. Memang benar adanya, tekanan darah yang tidak normal sangat berpengaruh terhadap kondisi kesehatan fisik seseorang. Selain itu tekanan darah yang tidak normal juga bisa berpengaruh terhadap timbulnya penyakit lain atau komplikasi dengan organ lain seperti jantung dan ginjal.

cara menggunakan tensimeter jarum

Salah satu cara untuk mengetahui berapa tekanan darah kita adalah dengan mengukurnya. Alat yang digunakan untuk mengukur tekanan darah disebut tensimeter atau sering juga dinamakan sphygmomanometer. Anda juga bisa melakukannya sendiri asalkan anda memiliki alatnya. Jika anda ingin memilikinya, anda bisa beli di toko alat- alat medis yang jual tensimeter dengan berbagai macam jenis sehingga anda bisa pilih tensimeter jarum.

Pada kesempatan ini saya ingin sedikit berbagi tutorial bagaimana cara menggunakan tensimeter jarum untuk mengukur tekanan darah tinggi.

  1. Siapkan tensimeter jarum yang anda miliki
  2. Siapkan juga stetoskop untuk mempermudahnya
  3. Pasang manset dengan benar pada pergelangan tangan anda (tangan kiri)
  4. Kenakan stetoskop di telinga anda
  5. Posisikan manometer (jarum) menghadap ke atas dan tempatkan di tempat yang mudah dilihat oleh anda
  6. Pegang bola tensimeter dengan tangan kanan anda, posisikan jari telunjuk dan ibu jari memegang katup pelepas udara
  7. Letakan stetoskop tepat di sekitar nadi lengan kiri anda dekat manset, ikat dengan karet atau sejenisnya agar tidak lepas
  8. Pompa bola tensimeter hingga jarum manometer pada angka 180 mmHg
  9. Kemudian lepas perlahan – lahan katup pelepas tekanan dan perhatikan jarum manometer dengan seksama.
  10. Catat ketika anda mendengar suara detak paling keras untuk pertama kali, itulah sistolik (tekanan sistolik).
  11. Perhatikan sekali lagi, catat dimana suara tersebut mulai hilang dan tidak lagi anda dengar itulah diastolic

Anda bisa mengulanginya beberapa kali apabila anda kurang yakin dengan hasil pengukuran pertama anda. Memang diperlukan sedikit latihan untuk bisa melakukan pengukuran dengan menggunakan tensimeter manual seperti tensi jarum ini. Sekian, semoga bermanfaat.