Tak Ada yang Perlu Disesali

Dec 1, 2017

0

Tak Ada yang Perlu Disesali

Posted in : Berita on by : Somet

Saat cinta menghembuskan nafasnya di telingamu, tak dapat kau hindari getarannya akan terasa sampai kau terlihat tak memiliki daya. Saat ia menyentuhmu, tak mampu kau pungkiri bahwa segalanya akan kau persembahkan hanya untuk dia. Bahkan yang terbaik darimu pun rela kau berikan tanpa pikir panjang.

Tetapi bagaimana jadinya bila mendadak ia perlahan-lahan menjauh darimu, kau pastinya akan mengubernya cuma karna tidak ingin semua tampak percuma. Kau menginginkan tunjukkan kepadanya kalau kau bukanlah type orang yang dapat kalah dengan kondisi.

karna cinta, kau juga akan tampak seperti orang yang tidak mempunyai akal sehat. Bila mengemis bisa melakukan perbaikan kondisi, mengapa tidak? ya, tersebut yang berada di benakmu bukan?

Walau demikian, masihkah kau ingin bertahan? waktu kau tahu kalau hatinya bukanlah sekali lagi milikmu. Terlebih yang menginginkan kau perjuangkan? Sesaat, kau tidaklah yang ia kehendaki sekali lagi.

Sekuat apa pun kau berjuang, itu tidak juga akan ada berarti sekali lagi di mata cinta yang sempat menggodamu dahulu.

Jangan sampai berfikir ” saya telah berkorban untuk dia, saya mesti memperjuangkanya ”

NO!!!

Bukanlah itu yang perlu kau kerjakan. Berfikirlah dengan jernih! jangan sampai fikirkan segalanya indah yang sempat kalian lewati, karenanya tidaklah patokan untuk masa depanmu dengannya.

Cinta itu bukanlah untukmu, bila ia betul-betul mempunyai rasa tanggung jawab atas apa yang sudah kalian korbankan dengan ia akan tidak membiarkanmu berjuang sendiri. Ia juga akan mencapai tanganmu serta jalan bersamamu, apa pun kondisimu.

Baca Juga: Pantun Cinta

Jangan sampai menyesali atas apa yang sudah berlangsung, anggaplah itu ceritamu dengan orang yang salah. Serta berterimakasihlah padanya karna darinya kau sudah belajar bagaimana mesti menyiapkan diri hadapi orang selanjutnya.

Jangan sampai membencinya, tetapi doakanlah ia supaya ia juga tidak menaruh dendam terhadapmu.

Terimakasih pada cinta yang sudah meninggalkanku. Terimakasih untuk pelajaran bernilai ini