Setelah Pensiun, Bagaimana Kewajiban Bayar Pajak Nanti?

Dec 1, 2017

0

Setelah Pensiun, Bagaimana Kewajiban Bayar Pajak Nanti?

Posted in : Berita on by : Somet


Mempersiapkan masa pensiun adalah hal yang sering dilakukan sebagian besar orang. Bukan hanya mereka yang akan/sudah mendekati masa pensiun, melainkan hal ini perlu dipersiapkan sejak masih muda. Salah satu hal yang paling penting dalam persiapan ini adalah dana pensiun itu sendiri.

Dana pensiun haruslah tersedia dalam jumlah yang besar sehingga akan dibutuhkan waktu yang terbilang panjang untuk mengumpulkan dan mempersiapkannya dengan matang.

Terkait dengan berbagai penghasilan yang Anda miliki, sejumlah kewajiban pajak tentu menjadi hal yang wajib untuk Anda pahami, termasuk saat pensiun kelak. Jika saat ini Anda memiliki sejumlah kewajiban pajak atas penghasilan yang dimiliki, bagaimana setelah pensiun nanti? Apakah seorang pensiunan juga akan memiliki kewajiban pajak tertentu atas sejumlah dana pensiun yang diterimanya?

Pensiunan dan Kewajiban Pajaknya

Sebagaimana yang telah diatur dalam undang-undang, semua penghasilan yang diterima seorang pegawai akan dikenakan pajak penghasilan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Hal ini berlaku selama yang bersangkutan masih produktif dan bekerja di perusahaan, baik perusahaan swasta maupun milik negara.

Sementara seorang pensiunan, baik itu pensiunan pegawai swasta maupun pegawai negeri, tidak memiliki kewajiban untuk membayar pajak lagi. Pensiunan dianggap sudah tidak lagi memiliki penghasilan maka sejumlah kewajiban pajaknya juga ditiadakan.

Namun, hal ini terkait dengan pekerjaan utamanya sebagai seorang pegawai tetap di sebuah perusahaan. Sebab jika yang bersangkutan memiliki penghasilan lainnya melalui usaha dari bidang lain, pensiunan tersebut akan tetap memiliki kewajiban untuk membayar pajak sesuai dengan ketentuan yang berlaku atas penghasilan tersebut.

Pelaporan SPT Tahunan dan Pembayaran Pajak bagi Pensiunan

Bagi seorang pensiunan yang sudah tidak memiliki sejumlah penghasilan, akan dibebaskan dari kewajiban untuk membayar pajak. Meskipun demikian, pensiunan tetap memiliki kewajiban untuk melaporkan SPT Tahunannya.

Hal ini berlaku selama yang bersangkutan masih memiliki Nomor Pajak Wajib Pajak (NPWP). Sebab setiap pemegang NPWP wajib mealporkan SPT Tahunan.

Pada dasarnya, NPWP tidak bisa dihapuskan meskipun yang bersakutan sudah tidak memiliki kewajiban untuk membayar pajak. NPWP hanya bisa dicabut setelah pemiliknya (Wajib Pajak) meninggal dunia yang dibuktikan dengan adanya surat keterangan bahwa yang bersangkutan telah meninggal.

Artinya, selama pemilik NPWP (Wajib Pajak) masih hidup, yang bersangkutan masih memiliki kewajiban untuk selalu melaporkan SPT Tahunannya.

Dalam pelaporan SPT Tahunan, pensiunan yang tidak lagi bekerja di bidang lainnya (setelah masa pensiun) jelas yang bersakutan sudah tidak memiliki penghasilan. Lalu, apa yang akan dilaporkan dalam SPT Tahunannya?

Walaupun tidak lagi memiliki penghasilan, sebagian besar pensiunan tentu memiliki sejumlah aset. Pada umumnya, seseorang yang bekerja akan mengumpulkan sejumlah aset selama mereka bekerja, seperti rumah, tanah, uang tunai, perhiasan, dan yang lainnya.

Selain aset tersebut, berbagai jenis aset investasi juga bisa saja dimiliki, misalnya deposito, tabungan, atau bahkan emas batangan. Dari berbagai aset tersebut, sejumlah penghasilan tentu akan didapatkan pensiunan tersebut dan penghasilan inilah yang akan dikenakan sejumlah pajak nantinya.

Misalnya, saat deposito jatuh tempo dan menerima sejumlah pendapatan bunga, pemungutan pajak akan dilakukan atas pendapatan tersebut. Sejumlah bunga pendapatan deposito ini akan dikenakan pajak sesuai dengan ketentuan yang berlaku (20% dari bunga deposito).

Pajak inilah yang kemudian akan dimasukkan ke laporan SPT Tahunan oleh yang bersangkutan. Selain penghasilan melalui aset investasi yang dimiliki pensiunan, pergerakan (pertambahan dan pengurangan) sejumlah aset lainnya yang terjadi dalam keuangan yang bersangkutan juga akan ikut serta dilaporkan dalam SPT Tahunan. Sumber: siamplop.net